Ketahui Lebih Jauh Tentang Intel Skylake

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

Intel-X100-Chipset-LogoBerkiblat pada hukum Moore yang menjadi acuan Intel dalam “menelurkan” processor terbarunya, sepertinya sudah waktunya Intel kembali merilis next generation processor-nya dengan sandi Skyalake (6th Generation Intel Core Processor). Intel Skylake merupakan tahapan “tock” dari nomenklatur processor Intel, yang artinya perubahan dan pembaharuan teknologi mikroarsitektur. Dari pernyataan ini, tentu akan muncul banyak pertanyaan di benak Anda, yang mungkin salah satunya adalah apa yang membedakannya dari generasi sebelumnya? Pertanyaan ini akan coba kami jawab kemudian, namun yang pasti, Intel mengklaim bahwa terdapat perubahan signifikan dalam hal performa baik dari sisi CPU maupun GPU-nya. Selain itu, konsumsi powernya pun kini semakin efisien.

Dari setiap perubahan yang dilakukan Intel, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh user. Salah satunya adalah dukungan platform atau motherboard yang yang mengakomodasi processor Skylake ini. Yang sayangnya, perubahan yang hadir di processor Skylake ini tidak memiliki backward compatibility dengan platform sebelumnya (4th / 5 th  generation Intel CoreProcessor), sehingga user harus menggunakan motherboard terbaru yang mendukung processor ini akan dapat bekerja karena jumlah pin yang digunakan pada socket-nya berbeda dengan generasi sebelumnya. Motherboard untuk dukungan Intel Skylake mengggunakan LGA 1151. Menariknya, CPU cooler LGA 1150 tetap dapat dipasangkan pada motherboard ber-socket LGA 1151.

Informasi mengenai detail spesifikasi dari processor Skylake ini sudah tersedia, namun baru 2 SKU saja, itupun baru dari versi “unlocked” yang biasanya diindikasikan dengan penamaan suffix “K” pada setiap serinya. Berbagai vendor motherboard terkemuka seperti ASUS, ASRock, GIGABYTE, serta MSI juga sudah mengumumkan kehadiran motherboard terbaru mereka untuk dukungan processor Skylake ini. Meski begitu, user yang ingin melakukan upgrade harus sedikit bersabar karena processor Skylake baru akan tersedia di Indonesia per awal September 2015, padahal motherboard untuk processor ini sudah tersedia sejak awal Agustus 2015.

Fitur Terbaru Pada Skylake

Dari sisi fitur sebetulnya banyak sekali perubahan yang diterapkan pada Skylake, namun terdapat perubahan major yang menjadi kunci peningkatan performa dibandingkan generasi processor sebelumnya. Intel Skylake hadir dengan Full range Base Clock (BCLK) yang memberikan keleluasaan pada user dengan rentang nilai BCLK yang lebih luas, yakni 90 MHz hingga 200 MHz. Perlu diketahui pada Haswell nilai BCLK dibatasi dengan nilai BCLK ratio yakni 1x, 1.25x, 1.67x.

Selain perubahan pada konfigurasi Overclock, Intel juga menghilangkan fitur FIVR (Fully Integrated Voltage Regulator) yang merupakan regulator tegangan yang terintegrasi pada processor. Hal inilah yang membuat motherboard untuk dukungan processor Haswell hanya menyediakan modul VRM dengan dukungan jumlah fasa yang sedikit, karena hal tersebut sudah diakomodasi oleh processor. Sebagai timbale baliknya, hadirnya FIVR membuat TDP dari processor menjadi lebih tinggi sehingga memberikan limitasi pada processor overclocking.

Pada Skylake, VRM sepenuhnya kembali ditangani oleh motherboard sehingga proses overclocking secara ekstrim dapat dilakukan kembali. Absennya FIVR ini juga diindikasikan dari penggunaan VRM di motherboard, di mana permainan fasa mulai menjadi trend lagi seperti sebelum kemunculan Haswell.


LGA 1150 vs LGA 1151

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa socket LGA 1151 merupakan socket untuk dukungan processor  Intel Skylake. Meski terlihat mirip, socket ini tidak memiliki dukungan satu sama lain. Socket LGA 1151 saat ini hanya diperuntukkan bagi processor Skylake saja. Sementara untuk socket LGA 1150 selain mendukung processor Haswell, socket tersebut juga memiliki dukungan terhadap processor Broadwell.

Hadirnya processor Intel terbaru ini ternyata juga diikuti dengan beberapa seri chipset yang akan hadir terintegrasi bersama motherboard. Setidaknya terdapat 6 seri chipset yang dibedakan berdasarkan fitur dan kemampuannya. Diantaranya adalah H110, B150, Q150, H170, Q170 dan Z170. Diantara keenam chipset tersebut, Z170 merupakan seri flagship dengan fitur dan kemampuan yang paling lengkap.

Feature/ Capability Q170 Q150 B150 H110 H170 Z170
Chipset PC Express* Gen 3 Lanes Up to 20 10 8 6 (Gen 2 only) Up to 16 Up to 20
SATA Gen 3 Up to 6 Up to 6 Up to 6 4 Up to 6 Up to 6
USB 3.0 Up to 10 Up to 8 6 4 Up to 8 Up to 10
Total USB Ports (2.0 + 3.0) 14 14 12 10 14 14
SATA Express Capable Ports (x2) Up to 3 Up to 1 Up to 1 0 Up to 2 Up to 3
Intel RST for PCIe Storage Ports (x4 M.2 or x2 SATA Express) Up to 3 0 0 0 Up to 2 Up to 3
Processor PCI Express Gen 3 1×16 Port x4, x8, x16 1×16 1×16 1×16 1×16 x4, x8, x16

Untuk lebih mengetahui perubahan yang dihadirkan pada platform terbaru ini, berikut kami tampilkan perbandingan diagram blok antara chipset Z97 dan Z170.

Melihat dari blok diagram di atas, tampaknya tidak terlalu banyak perubahan mencolok antara chipset Intel Z170 dan Z97. Upgrade terbaru terjadi dalam bentuk peningkatan jumlah lane PCI Express 3.0 hingga 20 lane. Selain itu, dukungan USB 3.0 pun meningkat hingga 10 port. Beberapa port mungkin sudah siap digunakan yang umumnya tersedia pada back panel motherboard. Sisanya, dapat diakses melalui pin header yang tersedia di bagian sisi motherboard.  Selain itu, seluruh platform terbaru untuk Skylake ini semuanya sudah menggunakan memory DDR4. Jadi selain motherboard dan processor, memory pun ternyata harus di upgrade.

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

Comments

comments

Add a Comment