Membangun Mini PC Berbasis AMD Athlon dan Sempron

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

 

feature 2

Hadirnya platform AM1 yang diusung oleh AMD tampaknya memberikan opsi yang cukup menarik bagi user yang berencana membangun atau merakit sendiri komputer mini berdaya rendah. Seperti diketahui, platform AM1 ini  hadir dengan teknologi APU yang mengimplementasikan CPU dan GPU dalam satu paket unit. Selain itu, dukungan dayanya pun sangat kecil, efisiensinya bisa mencapai 96 persen dibandingkan dengan sistem komputer yang umumnya digunakan. Bahkan, untuk platform ini, Anda bisa mengadalkan PSU (Power Supply Unit) dengan jenis PicoPSU di mana output-nya tidak lebih dari 150W.

Lalu bagaimana dengan performanya, jenis mini PC kerap kali dipandang sebelah mata jika sudah menyangkut masalah performa. Hal tersebut bisa dikatakan benar, namun tidaklah mutlak. Pasalnya, platform yang dihadirkan AMD lewat AM1 kali ini hampir seluruhanya bersifat modular, artinya user bisa menyesuaikan spesifikasi hardware yang diinginkan sesuai dengan budget yang dimilki. Jika user memiliki dana lebih, tentunya solusi upgrade sangatlah terbuka dan sangat dimungkinkan.

Terdapat 4 platform AM1 yang sudah tersedia, yakni AMD Athlon 5150/5350 dan AMD Sempron 2650/3850. Dan bagusnya, platform ini hadir dalam dukungan socketed processor, yang artinya user dapat dengan leluasa untuk melakukan upgrade processor tanpa harus mengganti seluruh sistem atau motherboard.

AMD Athlon dan AMD Sempron juga menghadirkan solusi APU quad-core untuk pengguna dengan dukungan dua buah port SATA 6Gbps, dua port USB 3.0, delapan port USB 2.0, jalur PCIe 2.0 untuk kartu grafis, dan tiga output video (DisplayPort, HDMI, and VGA) dengan harga mulai dari US$30.  Harga tertinggi untuk platform AM1 adalah $55 dimiliki oleh Athlon 5350 yang merupakan quad core SoC yang berjalan pada 2.0 GHz dengan 2 compute unit GCN (128 SP dengan clock 600 MHz).

Untuk board-nya sendiri, hampir semua vendor motherboard menghadirkan board untuk dukungan platform AM1 dengan keunggulan masing-masing. Namun yang pasti, rata-rata harga yang dipasarkan tidak lebih dari US $55. Sedangkan untuk daya operasional untuk pemakaian normal, angkanya berada pada kisaran 30W saja. Praktis dengan segala keunggulannya, platform ini sangat ideal untuk digunakan sebagai sistem komputasi sehari-hari, HTPC (Home Theater PC), media center dan lain-lain.

Pada artikel ini, akan dipaparkan lebih lanjut mengenai cara membangun mini PC dengan AM1 lengkap dengan rekomendasi komponen pendukung sesuai dengan orientasi penggunaannya.

Small Form Factor

AM1 motherboard hadir dengan mengusung 2 jenis form factor yakni mini-ITX (170×170 mm) dan microATX (244×244 mm). Kedua form factor tersebut memang ditujukkan untuk membangun jenis komputer berukuran mini. Namun, jika Anda menginginkan ukuran yang paling minimal, tentunya jenis mini-ITX lah yang lebih tepat. Perbedaan yang paling mendasar dari kedua jenis form factor tersebut adalah ketersediaan PCIe slot. Pada mini-ITX umumnya hanya tersedia single PCIe slot sedangkan pada micro ATX setidaknya ada satu slot PCIe untuk dukungan video card atau komponen berbasis PCIe lainnya.

mini ITX

SATA Ports

Mengacu pada rancangan dari motherboard untuk platform AM1, dukungan SATA III yang dihadirkan pada motherboard ini ternyata hanya tersedia maksimal 2 slot saja. Namun begitu, jumlah tersebut sudah mencukupi kebutuhan dalam membangun sebuah komputer. Bahkan umumnya, sebuah media center hanya membutuhkan satu atau dua slot SATA.

Beberapa motherboard menyertakan port SATA tambahan, tetapi motherboard tersebut  menggunakan driver yang tidak dapat menerima dukungan Linux. Oleh karena itu, untuk kompatibilitas lebih baik terhadap cross paltform, Anda harus memilih motherboard dengan dua port SATA dan tanpa embel-embel tambahan.

Ketersediaan Driver

Singkatnya, terdapat dua operating system yang secara general dapat terinstall tanpa banyak menimbulkan kendala yakni Linux dengan kernel terbarunya dan Windows 8. Khusus untuk sistem operasi Windows, beberapa board dengan merek yang cukup familiar tampaknya sudah menyertakan dukungan driver untuk sistem operasi lain seperti Windows 7 dan Windows XP baik untuk versi 32 maupun 64-bit. Namun begitu, untuk lebih meyakinkan lagi, Anda bisa melakukan cross check kembali untuk mengetahui informasi dukungan driver dari board yang Anda gunakan. Untuk melakukan hal tersebut Anda bisa menuju ke situs resmi masing-masing board, kemudian masuk ke menu support/driver.  Sebelum masuk ke menu pencarian, biasanya akan tersedia pilihan sistem operasi yang digunakan. Pilih sesuai sistem operasi yang Anda gunakan maka seketika akan muncul pilihan driver meliputi driver system & chipset, driver audio, driver graphics, driver networking dan sebagainya.

Khusus untuk sistem operasi Linux, Anda bisa mendapatkan dukungan driver seperti Catalyst Control Center melalui software center seperti pada Ubuntu Software Center. Alternatif lain, Anda juga bisa menggunakan driver open source yang tidak resmi. Namun hal tersebut tidak disarankan karena umumnya menimbulkan masalah terkait dengan kualitas audio.

Komponen

Merakit PC berbasis platform AM1 tentunya membutuhkan pemahaman dasar mengenai proses perakitan komputer. Namun jangan khawatir, pada artikel ini akan dibahas pula mengenai langkah-langkah dalam melakukan hal tersebut.

components

Dalam merakit komputer terdapat 5 komponen utama yang diperlukan agar komputer dapat beroperasi diantaranya adalah processor, motherboard, memory, graphics card, dan PSU. Perangkat tambahan lain yang tak kalah penting adalah monitor , mouse, keyboard, remote serta WiFi adapter.

APU dan RAM

APU athlon sempron

Sepintas mungkin sudah dijelaskan di awal mengenai APU untuk platform AM1 di mana untuk saat ini , baru 4 platform AM1 yang sudah tersedia, yakni AMD Athlon™ 5150/5350 dan AMD Sempron ™ 2650/3850. Detailnya bisa Anda lihat pada tabel berikut.

tabel

Umumnya SKU yang tersedia sudah mengusung quad core processor, namun terdapat satu SKU yang masih menggunakan dual core processor yakni Sempron 2650.  Meski begitu, tidak masalah jika Anda memilih seri Sempron 2650 dikarenakan keterbatasan budget karena selama AMD menerapkan socketed processor, maka dukungan untuk melakukan upgrade masih terbuka.

Untuk urusan memory, hal yang cukup disayangkan dari platform AM1 ini adalah absennya dukungan dual channel memory. Keterbatasan dalam hal bandwidth memang menjadi faktor minus platform ini. Meski begitu dukungan speed yang ditawarkan mampu mengakomodasi memory DDR3 1600 MHz.

Motherboard

Telah disinggung di awal bahwa tersedia dua jenis form factor untuk dukungan platform AM1 yakni mini-ITX dan micro ATX. Namun kami lebih cenderung untuk merekomendasikan jenis mini-ITX karena ukurannya yang jauh lebih ringkas.

Berikut ini beberapa pilihan motherboard untuk dukungan AM1 yang  dihadirkan dari beberapa merek ternama :

  • ASRock AM1B-ITX mini-ITX: Serial port — $39.99 via Newegg
  • ASRock AM1H-ITX mini-ITX: DC-In — $58.99 via Newegg
  • MSI AM1I mini-ITX: mini-PCIe — $35.99 via Newegg / Rp501.000 via rakitan.com
  • GIGABYTE GA-AM1M-S2P micro ATX – Rp659.000 via rakitan.com
  • ASUS AM1I-A mini-ITX: Undervolting, overclocking, good Linux compatibility — $47.09 via NextWarehouse

 

Dari beberapa opsi yang sudah disebutkan di atas tampaknya masing-masing motherboard memiliki keunggulan masing-masing. Namun ada yang paling menarik dari ke semua itu jika mengacu pada dukungan power supply seperti yang dihadirkan ASRock AM1H-ITX di mana motherboard tersebut mengimplementasikan dua opsi power supply yakni lewat 24-pin ATX power connector  atau melalui port DC-in dengan dukungan 19V adaptor seperti yang digunakan pada perangkat mobile.

AM1-Dcin-BG

Graphics Card

Dukungan unit grafis merupakan komponen yang tak kalah pentingnya. Melalui slot PCIe yang tersedia pada motherboard Anda dapat merasakan benefit dari penggunaan unit grafis diskrit.Terdapat banyak pilihan yang bisa Anda gunakan dari mulai seri low end hingga high-end. Namun penggunaan grafis diskrit untuk sementara tidak kami sarankan mengingat APU sendiri sudah menyediakan fungsi untuk pemrosesan grafis.

Penggunaan grafis diskrit bisa Anda gunakan ketika aplikasi yang ingin Anda jalankan pada komputer memang membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi. Tetapi jika penggunaannya masih sebatas sebagai HTPC, browsing, menjalankan game ringan, dan word processing rasanya GPU terintegrasi pada APU masih mampu menanganinya.

Case dan PSU

Unit Casing tidak hanya berfungsi sebagai cangkang untuk melindungi  PC yang Anda bangun tetapi juga sebagai perangkat yang memberikan nilai estetika tersendiri. Pilhan warna serta desain dari casing itu sendiri terkandang menjadi faktor yang sangat berpengaruh pada pilihan akhir Anda nantinya. Namun harus diperhatikan, sebelum menentukan pilihan pastikan terlebih dahulu ukuran dan spesifikasi dari case tersebut. Pastikan bahwa case yang Anda pilih mampu mengakomodasi 65mm ketinggian internal fan. Selain itu, perhatikan juga dukungan slim DVD drive jika Anda ingin memasangnya kemudian, namun ini hanya bersifat opsional.

Untuk penggunaan normal, perangkat mini PC berbasis AM1 hanya mengkonsumsi daya pada kisaran 30 W saja. Namun jangan lupa untuk memperhatikan dukungan komponen lain seperti unit storage. Untuk unit SSD, dukungan PSU yang direkomendasikan adalah 60W sedangkan jika Anda menggunakan jenis storage yang menggunakan moving parts seperti harddisk mekanis, tentunnya dibutuhkan tambahan daya sekitar 25W.

Berikut ini adalah beberapa pilihan case untuk jenis mini-ITX motherboard.

  • Antec ISK110-VESA (90-watt picoPSU power supply) — $74.72 viaAmazon
  • Antec ISK-300-150 (150-watt power supply) — $79.99 viaAmazon
  • Realan E-i5 (60-watt picoPSU power supply, upgradeable to 120-watt) — $99.99 via EcoSmartPC
  • Realan E-i7 (84-watt picoPSU power supply, upgradeable to 120-watt) — $119.99 via EcoSmartPC
  • CFI CUBE A9089 MINI ITX + PSU 150W – Rp455.000 via rakitan.com
  • Agile ABP 655 (Mini ITX Case) 200 Watt – Rp555.000 via rakitan.com
Credit : tweaktown.com

Credit : tweaktown.com

Input Device

Input  device sebagai unit pengendali komputer terdiri dari beberapa perangkat, namun umumnya terdiri atas keyboard dan mouse. Dukungan interface untuk kedua input tersebut juga beragam yakni PS/2, PS/2 combo dan USB. Umumnya, jenis mouse dan keyboard saat ini sudah menggunakan interface USB karena mendukung hot swapping atau hot plugging sehingga tidak memerlukan reboot sistem komputer untuk mengaktifkannya. Namun sayangnya, ketika kita berbicara tentang mini PC hal yang terlintas kali pertama adalah terbatasnya dukungan port atau slot yang dihadirkannya.

Pada platform AM1 ini, dukungan USB siap pakai hanya diberikan empat port saja yang terbagi atas dua port USB 2.0 dan dua port USB 3.0 yang terletak di bagian rear panel motherboard. Sedangkan untuk dukungan front USB, diperlukan kabel extender yang terhubung dengan hub di bagian depan case.

Alternatif lain yang lebih sederhana adalah dengan memanfaatkan keyboard dan mouse berbasis koneksi Bluetooth. Penggunaan jenis air mouse dengan fitur multifungsi bahkan memberikan benefit lebih tinggi baik dari segi efektivitas maupun harga. Contohnya seperti perangkat air mice dari Measy Bidirectional Keyboard Control yang menyediakan fungsi keyboard, mouse hingga remote dalam satu perangkat. Bagusnya lagi perangkat tersebut mendukung cross platform meliputi Windows, Android, MAC, LINUX.

Dual-Band WiFi Adapter

Dukungan WiFi pada jenis mini PC untuk saat ini tentu merupakan sebuah keharusan. Hal ini sesuai dengan esensi dari mini PC itu sendiri yang bersifat dinamis di mana Anda dapat menempatkannya di mana saja. Melalui jaringan WiFi ini pula Anda dapat terhubung dengan jaringan lokal untuk bertukar file atau dapat menjelajahi dunia maya tanpa direpotkan dengan masalah perkabelan.

Untuk dukungan WiFi Adapter ini terdapat 3 opsi yang bisa Anda gunakan. Yang pertama adalah dengan memanfaatkan slot PCIe jika nyatanya slot tersebut sementara tidak digunakan untuk graphics card. Kemudian yang kedua adalah melalui slot mini PCIe yang umumnya tersedia di motherboard.dan yang terakhir dengan memanfaatkan port USB. Kebanyakan unit WiFi Adapter saat ini sudah menerapkan interface USB yang lebih universal sehingga penggunaannya lebih mudah.

Setup

Prosedur perakitan PC pada platform AM1 ini secara teknis tidak berbeda jauh dengan perakitan PC lainnya. Bahkan untuk platform AM1 ini kecenderungannya mirip dengan proses perakitan pada platform Intel ketimbang AMD sendiri. Hal ini dikarenakan penggunaan mekanisme push-pin pada HSF stock AMD yang serupa dengan jenis HSF stock yang dimiliki Intel. Bukan lagi menggunakan mekanisme lever yang sudah menjadi ciri khas AMD. Selebihnya, tidak ada hal tricky. Lebih detailnya Anda bisa menggunakan buku panduan yang umumnya tersedia di paket penjualan motherboard.

BIOS/UEFI Configuration

Tidak banyak perubahan yang perlu dilakukan pada konfigurasi BIOS. Namun pastikan boot priority yang digunakan sudah mengarah ke UFD atau optical drive tergantung letak sumber yang Anda gunakan untuk proses instalasi OS. Perhatikan pula menu CSM (Compatibility Support Module) untuk dukungan terhadap sistem operasi tertentu.

Sample System

Berikut ini kami paparkan beberapa contoh sistem PC yang kami rekomendasikan lengkap dengan daftar harga masing-masing komponen.

tabel 2

Dari contoh tersebut diperlihatkan bahwa membangun sebuah mini PC tidaklah sulit, bahkan harganya pun cukup terjangkau. Anda dapat membangun sebuah mini PC dengan nominal kurang dari 3 juta rupiah.

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

Comments

comments

Add a Comment