Review ASUS Lolliflash

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

loliflash

Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk mereview salah satu aksesoris untuk perangkat mobile yang bernama Lolliflash. Bagi Anda yang mengikuti trend teknologi khususnya yang terkait dengan perangkat mobile tentunya akan tidak asing dengan nama Lolliflash. Yup, Lolliflash merupakan sebuah aksesoris pencahayaan  dengan dual tone LED flash yang dihadirkan oleh ASUS sebagai aksesoris untuk jajaran perangkat mobile seperti smartphone dan tablet-nya.  Namun, tentu saja perangkat ini tidak dibatasi hanya untuk perangkat ASUS saja, Lolliflash ini ternyata juga bisa digunakan di perangkat lain. Jadi sangat cocok sekali untuk melengkapi perangkat smartphone yang tidak memiliki built-in flash.

Bentuk dari Lolliflash ini sangat unik, mirip dengan permen Loli  yang berbentuk bulat lengkap dengan gagang atau stick-nya. itulah sebabnya dinamakan Lolliflash. Pada bagian kepalanya, terdapat dual color LED flash yang masing-masing memiliki spesifikasi temperature warna LED yang berbeda yakni 2700K dan 5000K. Sementara untuk gagangnya dirancang agar menyerupai jack 3.5mm sehingga bisa ditancapkan pad port audio. Gagang tersebut sepenuhnya berbahan plastik, jadi tidak ada koneksi sama sekali dengan perangkat yang ditancapkan Lolliflash ini. Hal ini menepis anggapan kami sebelumnya, di mana Lolliflash ini terkoneksi atau lebih tepatnya tersinkronisasi dengan perangkat melalui port audio sebagai antarmukanya sekaligus sebagai akses untuk dayanya. Padahal setelah diteliti, Lolliflash ini ternyata menggunakan jenis rechargeable battery berkapasitas 65mAh sebagai sumber catu dayanya.

Dalam sekali charge penuh, Lolliflash dapat bertahan hingga jangka waktu 3 jam pemakaian. Untuk paket penjualannya sendiri, tidak disediakan charger atau adaptor untuk pengisian baterai, jadi Anda bisa menggunakan charger standar smartphone yang menggunakan interface micro USB dengan spesifikasi output 5V. Kami sendiri menggunakan charger bawaan ASUS ZenFone 2 dengan spesifikasi output 2A, 5V dan hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit agar baterai di Lolliflash terisi penuh.

Untuk pencahayaannya, terdapat 3 level pencahayaan yang bisa diatur lewat tombol powernya. Tekan sekali untuk memilih level cahaya terang, tekan dua kali untuk level cahaya yang lebih terang, dan tekan tiga kali untuk memilih level cahaya yang paling terang.

Untuk mengetahui info detail mengenai Lolliflash ini, berikut kami sertakan daftar spesifikasinya.

Model LolliFlash(AFLU001)
Connector 3.5mm Audio Jack
Dimensions 31.5 x 11 mm (LxW)
Weight 8 g
Color White, red, blue, black, yellow
Power Input: DC 5.0 V , 0.12A
Capacities 65 mAh
Charging Time 100 mins
Charging port Micro USB
Battery Life 3 hours(Low flash mode), 20 mins(High flash mode)
Luminance 13 lux
Coverage angle 95 degree
Operation Temperature 0~35 degree C
Color temperature 2700K ± 500K, 5000K ± 500K
battery type Lithium battery

ASUS LolliFlash juga tersedia dalam 5 pilihan warna yang menarik diantaranya : White, red, blue, black, yellow

 

Dalam paket penjualannya, Lolliflash ternyata menyertakan pedoman manual penggunaan beserta spesifikasi lengkap produk. Selain itu, terdapat pula 3 buah filter warna (merah, biru dan putih) yang bisa digunakan untuk memberikan efek yang berbeda.

Untuk mengetahui bagaimana efek dari penggunaan filter pada LED flash tersebut, berikut kami tampilkan hasil jepretan camera pada ASUS ZenFone 2 dengan menggunakan 3 filter Lolliflash. FYI, proses pengambilan gambar ini dilakukan di ruangan yang minim cahaya kemudian memanfaatkan modus Lowlight di ZenFone 2 serta cahaya flash level pertama di Lolliflash.

white

blue

red

Dari ketiga hasil jepretan di atas, bisa ditebak kan jenis filter yang digunakan untuk masing-masing gambar??

Nah bagi Anda yang tertarik untuk memiliki ASUS Lolliflash ini, tentu penasaran dengan harganya bukan? Merujuk pada situs resmi ASUS Taiwan, Lolliflash ini dijual dengan kisaran harga $299. Eits tunggu dulu, bukan dollar US ya, tapi dollar Taiwan. Jadi jika di rupiahkan, harganya berarti jatuh pada kisaran Rp. 134000, cukup murah bukan?

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

Comments

comments

Add a Comment