Review ASUS STRIX R9 390X 8GB

Overview ASUS STRIX R9 390X

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

Pada segmen high-end, AMD akhirnya menjagokan seri R9 390X untuk bersaing dengan rivalnya yakni GTX 980 milik NVIDIA. Secara spesifikasi yang ditawarkan, R9 390X ini menawarkan banyak kelebihan dibandingkan rivalnya. Apalagi jika video card tersebut hadir dalam versi custom seperti milik ASUS STRIX R9 390X yang kami uji kali ini.

Secara fisik ASUS STRIX R9 390X ini hadir dengan rancangan yang hampir sama dengan ASUS STRIX GTX 980Ti. Keduanya sama-sama menerapkan rancangan board dengan dukungan 3 buah kipas pendingin Triple Wing-Blade 0dB. Menariknya, kipas pendingin ini telah dilengkapi dengan sensor sehingga hanya akan berputar jika load GPU cukup tinggi seperti saat digunakan untuk game yang berat. Namun jika hanya digunakan untuk kebutuhan aplikasi standar atau game online seperti League of Legends atau Starcraft, kipas tidak perlu berputar sehingga user dapat merasakan suasana game yang hening.

 

 

 

Kemudian pada sisi bagian dalamnya, terdapat pula dua Mega Heatpipes berdiameter 10mm yang mampu mempercepat proses disipasi panas. ASUS mengklaim bahwa implementasi dari fitur pendingin ini mampu meningkatkan kecepatan transfer panas dari GPU hingga 40% sehingga umur komponen menjadi lebih awet untuk penggunaan jangka panjang.

Sesuai dengan fitur pendingin yang dihadirkan, kami pun akhirnya mencoba untuk menguji temperature dari video card ini saat beroperasi. Pada kondisi idle, suhu yang tercatat ternyata hanya menyentuh angka 35ºC. sementara ketika diujikan dengan aplikasi pembebanan Furmark, suhunya mulai merangkak naik hingga menyentuh angka 85ºC 82ºC. Sebagai informasi, perolehan suhu tersebut menggunakan konfigurasi kipas yang diatur secara manual dengan kecepatan putar 50% saja.

Video card dengan dimensi 30.5 x 15.22 x3.98 Centimeter ini memang memiliki ukuran yang cukup besar. Meski begitu, video card ini telah dirancang agar muat pada jenis casing mid tower atau bahkan casing mini-ITX seperti Cooler Master Elite 120 Advanced yang memiliki space untuk video card yang memiliki panjang hingga 35 cm. Pada proses instalasi, video card ini juga ternyata hanya memakan dual slot PCI saja sehingga slot PCI yang lain bisa tetap dipergunakan untuk perangkat lain berbasis PCI.

Pada bagian board-nya, ASUS STRIX R9 390X ini juga sudah dilengkapi dengan backplate untuk melindung board yang merupakan bagian yang cukup kritis. Sayangnya, ASUS tidak menerapkan reinforcement frame dan STRIX GPU-Fortifier seperti yang diterapkan pada ASUS STRIX GTX 980Ti.

Untuk dukungan sumber catu dayanya, ASUS STRIX R9 390X ini menyediakan 8+6-pin connector yang mengindikasikan kebutuhan daya ekstra. User setidaknya harus menyediakan power supply unit dengan rate output 650W 80+ agar sistem berjalan dengan aman. Sementara dari sisi koneksitas, ASUS STRIX R9 390X ini menyertakan konektor yang cukup lengkap di mana terdapat 3 DisplayPort , 1 HDMI port dan 1 DVI port.

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on Tumblr

Comments

comments

Add a Comment